Saturday, August 26, 2017

Gelar Bazar UMKM

Sidoarjo- Me­mperingati Hari UMKM Nasional, Dinas Kop­erasi dan Usaha Mikro Kabupaten Sidoarjo gelar bazar UMKM di­halamannya. 20 stan disediakan untuk pel­aku UMKM Sidoarjo. Produk UMKM mulai dari kerajinan tas, sep­atu, baju bordir sam­pai makanan ringan ada disitu. Masyarakat Sidoarjo dapat men­gunjungi produk-prod­uk kerajinan yang ak­an dipamerkan mulai hari ini, Sabtu, (26­/8) sampai Minggu, (27/8)  besok.

Selain bazar UMKM, juga digelar talk show antara perusahaan pembiayaan serta pih­ak perbankkan dengan para pelaku UMKM Si­doarjo. Kegiatan ter­sebut diselenggerakan di kantor Dinas Ko­perasi dan Usaha Mik­ro Kabupaten Sidoarj­o. (26/8) sabtu.

Tidak kurang 100 orang pelaku UMKM Sidoar­jo hadir dalam kesem­patan tersebut. Dalam dialog tersebut me­nghadirkan  Adira Finance, bank BRI Syaria serta bank BTPN. Dalam kesemp­atan tersebut juga dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Sullamul Hadi Nurma­wan juga Ketua Apindo Sidoarjo Sukiyanto, ketua Dekopinda Ka­bupaten Sidoarjo se­rta ketua Forum Koor­dinasi Koperasi Wani­ta (FKKW) Kabupaten Sidoarjo.

Diperingatan hari UM­KM Nasional tahun ini Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah memberi­kan apresiasi yang tinggi kepada para pe­laku UMKM di Kabupat­en Sidoarjo. Ia kata­kan para pelaku UMKM adalah salah satu penggerak ekonomi ban­gsa. Kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi di Indonesia telah terbukti mampu ditopangnya. Oleh karena itu berbagai upaya menumbuh kemba­ngkan dan mempertaha­nkan UMKM selalu dil­akukan. Pembinaan ke­pada para pelaku UMKM terus dilakukan ag­ar dapat memberikan peluang menghadapi persaingan di Masyara­kat Ekonomi ASEAN (M­EA).

Ia katakan UMKM ditu­ntut melakukan berba­gai inovasi dan krea­si dalam produknya. Pelaku UMKM diharapk­an dapat melihat keb­utuhan pasar dan per­mintaan konsumen saat itu. Produk-produk yang dihasilkannya pun diharapkan memil­iki kualitas tinggi. Dengan demikian akan mampu bersaing den­gan produk luar nege­ri.

“Besar harapan kami, UMKM ini akan mendu­kung misi kami untuk menjadikan Sidoarjo sebagai kota UKM in­ternasional,”harapny­a.

Bupati Sidoarjo H. Saiful Ilah juga meng­atakan sudah saatnya semua pihak lebih peduli pada pemberday­aan ekonomi lokal. Kepedulian tersebut akan mempercepat pert­umbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyar­akat. Ia katakan kep­edulian pihak swasta dapat ditunjukkan melalui program CSR (Corporate Social Res­ponsibilty). Program CSR dapat diwujudkan perusahaan-perusah­aan dengan memberikan pembinaan kepada pelaku UMKM.

“Pembinaan melalui program CSR menjadi salah satu pilihan st­rategis untuk mening­katkan daya saing UM­KM, dan hal ini sudah banyak dilakukan oleh negara-negara be­rkembang seperti di Indonesia,”ujarnya.

Ia berharap dipering­atan hari UMKM Nasio­nal tahun ini, UMKM Kabupaten Sidoarjo dapat terus memberikan kontribusinya terh­adap pembangunan eko­nomi di Kabupaten Si­doarjo. Pengembangan produk dimintanya terus dilakukan. Sehi­ngga akan menarik in­vestor untuk menanam­kan modalnya di Kabu­paten Sidoarjo.

Sementara itu Plt. Dinas Koperasi dan Us­aha Mikro Kabupaten Sidoarjo Drs. Ec. Tj­arda, MM mengatakan ada 206 ribu jumlah UMKM di Sidoarjo.

“Ju­mlah tersebut menand­akan bahwa 9% warga Sidoarjo adalah peng­usaha. ne­gara maju adalah neg­ara yang penduduknya 4% adalah pengusaha, ” katanya.

Oleh karena itu Ka­bupaten Sidoarjo dap­at dikatakan sebagai kabupaten yang pere­konomiannya maju den­gan melihat perbandi­ngan jumlah penduduk­nya yang mencapai 2,3 juta jiwa dengan jumlah pelaku UMKM ny­a.

Ia katakan perhat­ian Pemerintah Kabup­aten Sidoarjo kepada para pelaku UMKM sa­ngat tinggi. Salah satunya didirikan kli­nik UMKM. Tempat ter­sebut digunakan seba­gai bentuk pendampin­gan kepada  para pelaku UMKM unt­uk dapat berkembang.

Pemkab Sidoarjo mel­alui Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabu­paten Sidoarjo juga selalu memberikan da­na bergulir bagi para pelaku UMKM. Dana dengan bunga yang cu­kup rendah tersebut dapat digunakan untuk penguatan permodal­an usahanya. (San)

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2xBDa74
via IFTTT

Polrestro Bekasi Bakti Sosial Bedah Rumah Janda Miskin

Detik.in, Bekasi – Manusia tidak selalu sempurna, Masyarakat Indonesia di berbagai daerah masih membutuhkan pertolongan karena masih ada yang hidup pas pasan. Demikianlah yang di alami seorang Janda tua Fakir miskin di daerah Bekasi. Pada kesempatan ini POLRI dengan jajaran Polrestro Bekasi melaksanakan kegiatan Bakti Sosial tadi pagi sekiranya pukul 09.30 Wib tanggal 26 Agustus 2017. Kapolrestro Bekasi bersama Wakapolrestro Bekasi, Kabag Ops, Kabag Sumda, Kasat Binmas, Kapolsek Bungin, Danramil Bungin, Camat Bungin, Kades Jaya Laksana, Toga dan Tomas Jaya Laksana dan Ibu Bhayangkari Polrestro Bekasi.

Pada kesempatan ini, seorang Janda Tua bernama Asiah dengan usia 75 tahun mendapatkan perhatian dari Polrestro Bekasi yang melakukan Bakti Sosial Bedah Rumah. Nenek Asiah janda yang cacat lumpuh kaki sebelah kanan akibat kecelakaan. Nenek Asiah tinggal di rumah / gubuk dengan ukuran 4 X 4 dalam kondisi yang tidak layak untuk ditempati selama lebih 35 tahun. Nenek Asiah memiliki 1 Anak laki laki yang keadaannya juga dalam kesulitan hidup.

Kapolrestro Bekasi didampingi Wakapolrestro Bekasi melaksanakan Bakti Sosial dalam rangka Bedah Rumah milik Nenek Asiah dan Peletakan batu pertama yang bertempat di Ds. Jaya Laksana Kp. Kandang Sapi Kec. Cabang Bungin.
Kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat yang tidak mampu dan sekaligus dalam rangka memperingati  HUT Bhayangkara ke-71, HUT Kemerdekaan Indonesia ke -72, HUT Polwan ke-69 dan HKGB ke 65.

“Semoga dengan bantuan ini, masyarakat di wilayah hukum Polrestro Bekasi bisa merasakan kebahagian dan pembangunan rumah ini di rencanakan selesai pada tanggal 3 September 2017”, tutur Kapolrestro Bekasi.

Sementara Ibu Bhayangkari memberikan bantuan kepada masyarakat berupa sembako bagi warga masyarakat setempat. Masyarakat berbahagia dan bahkan ada sampai menetes air mata atas bantuannya dari Polisi ini. “Selanjutnya kami akan banyak melaksanakan kegiatan bakti sosial, karena masih banyak masyarakat yang kekurangan”, tutur Ibu Ketua Bhayangkari Polrestro Bekasi.

Sumber : Pimpinan detik.in M. Khoirul Amin



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2vy5FBa
via IFTTT

Polres Tangerang Selatan Akan Jemput Paksa Perusak Balaikota Tangemang Selatan

Sabtu, 26 Agustus 2017

Tangerang – Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel) AKBP) Fadli Widiyanto berjanji akan menindak tegas pelaku pengerusakan Balaikota Tangsel yang diduga dilakukan warga yang marah karena ditolak Walikota Airin bertemu.

“Kalau perlu jemput paksa oknum mantan lurah S yang melakukan pengerusakan atau pemecahan kaca pintu Balaikota ini,” tegas AKBP Fadli Widiyanto didampingi Wakil Walikota Benyamin Davnie dan Sekda Muhammad saat melihat kondisi pintu masuk yang kacanya pecah, Jumat (25/8).

Setelah mendapatkan informasi adanya aksi pengerusakan yang diduga dilakukan sejumlah oknum warga saat ingin bertemu dengan Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany namun ditolak karena belum ada janji.

Menurut kapolres, jajarannya sudah melakukan oleh tempat kejadian dan meminta sejumlah keterangan saksi mata saat terjadinya pengerusakan pintu masuk Balaikota Tangsel.

Atas kejadian tersebut jajaran Polres Tangsel tidak segan-segan mengambil langkah tegas Bahkan kalau perlu pakai upaya paksa dan dikenakan Pasal 406 KUHP tentang pengerusakan fasilitas negara.

Wakil Walikota benyamin Davnie, juga sangat menyayangkan adanya aksi pengerusakan itu karena Balaikota Tangsel adalah milik negara. “Kami sudah tahu siapa yang melakukannya tinggal serahkan ke pihak berwajib untuk diproses atas kasus pengerusakan tersebut,” ujarnya.

Sedangkan Zaenal, satu pegawai Balaikota Tangsel, mengatakan pengerusakan diduga dilakukan mantan lurah. Sebelum kejadian petugas menanyakan terlebih dahulu maksud dan tujuan untuk bertemu atau sudah janji maupun terdjawal sebelumnya apa tidak.

Menurut Zainal, ada empat orang yang datang ke Balaikota salah satunya mantan lurah yang ingin bertemu Walikota Airin Rachmi Diany atau Wakil Walikota Benyamin Davnie. Namun saat ditanya sudah janjian atau belum mereka malah marah-marah dan berang serta tidak terima ditanya petugas



from HALO DUNIA http://ift.tt/2gdyGjw
via IFTTT

Satlantas Polresta Depok Evakuasi Korban Kecelakaan Pengendara Motor Meninggal dan Temannya Terluka

Sabtu, 26 Agustus 2017

Depok – Kecelakaan maut terjadi di Jalan M.Yusuf dekat Toko Bangunan Pesona, Mekarjaya, Sukmajaya, Kota Depok, Sabtu (26/8) subuh.

Seorang pengendara tewas sedangkan satu lagi luka ringan, akibat motor Honda Beat BE 3702 YY yang dikendarainya menyenggol motor didepannya sekira pukul 05:00 WIB, kata Kanit Laka Polresta Depok Iptu Joko Irwanto.

“Korban terjatuh lalu menabrak pohon separator tengah. Pengemudi tewas sedangkan yang diboncengi luka ringan. Korban yang tewas akibat kepala membentur pohon dan meninggal di lokasi kejadian,” ujar Iptu Joko usai dikonfirmasi.

Mantan KBO Satlantas Polresta Depok ini mengaku, dari saksi-saksi yang ada tidak ada yang melihat jenis maupun plat nomor motor yang telah kabur meninggalkan korban terjatuh di jalan.

“Korban yang tewas tidak ada identitas. Sedangkan yang luka ringan sedang dirawat ke RS Polri Kramat Jati termasuk jenasah juga divisum,”kata Iptu Joko. “Sementara itu sepeda motor milik korban diamankan sebagai barang bukti.”



from HALO DUNIA http://ift.tt/2wdLDOm
via IFTTT

Bersama Ketua Bhayangkari Cabang, Kapolres Mojokerto Pimpin Pertemuan Rutin Bhayangkari

detik.inMojokerto | Melaksanakan kewajiban sebagai pembina bhayangkari cabang Mojokerto, Kapolres Mojokerto AKBP Leonardus Simarmata S.Sos S.I.K MH. pagi ini Sabtu (26/8/17) sekitar pukul 09.30 WIB bertempat di gedung bhayangkari polres mojokerto jln.Pahlawan Kota Mojokerto. Mengikuti pertemuan rutin bhayangkari cabang Mojokerto untuk memberikan petunjuk dan arahan.

Kegiatan tersebut di ikuti oleh pengurus bhayangkari ranting, polsek dan bhayangkari cabang Mojokerto dibawah pimpinan Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Ny.Evi Leonardus.

Dalam sambutannya Kapolres pesan, sebagai seorang bhayangkari mengemban 3 peran yaitu peran pribadi bagaimana kita hidup, menempatkan diri dan bersosialisasi, peran terhadap keluarga menempatkan diri kepada suami dan anak- anak dan peran terhadap masyakarat bagaimana kita bergaul bermasyarakat.

“Karena perlu di ingat apa yang ibu ibu perbuat akan membawa juga nama bapak nya dan lebih besar lagi membawa nama baik institusi polri ini,” tuturnya. (dwa)



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2wwIiwd
via IFTTT

Polres Tanjungpinang Sektor Tanjungpinang Barat Bhabinkamtibmas : “Siap Dalam Kepedulian Pada Masyarakat Kena Bencana”


Detik.in, Tanjungpinang Barat – Sinergitas Polisi Republik Indonesia, Kementrian Pusat/Daerah Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pada dan Tokoh masyarakat Lurah, RT dan RW bersama sama bekerja untuk kesejahteraan masyarakat kota Tanjungpinang. Sehingga apapun permasalahan dan solusi akan dapat teratasi pada masyarakat. 

Dalam hal ini, elemen elemen bersatu untuk melaksanakan kegiatan kemasyarakatan hari Jumat Tanggal 25 Agustus 2017 pukul 10.00 wib. Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpunang Kelurahan Kemboja BRIPKA AGUS PRABOWO Mendampingi Tim Kementrian SATGAS pemberdayaan perempuan dan anak, Kementrian Pusat, Pemberdayaan Provinsi Kepri dan Pemberdayaan Kota Tanjungpinang, Lurah beserta perangkat RT / RW melaksanakan pembagian bantuan /santunan (dispenser, rice cooker, baju dan sembako) kepada korban musibah Kebakaran jl. Teladan gg. Gurindam 6 Tanjungpinang yang terjadi pada bulan Juli 2017. 

Masyarakat koban kebakaran sangat antusias dan berbahagia bahkan ada yang meneteskan air dengan acara ini, karena merasa di perhatikan sebagai rakyat Indonesia. Masyarakat kota Tanjungpinang mengucapkan banyak terima kasih pada elemen elemen yang memberikan bantuan. 

Dalam kesempatan akhir acara tersebut, elemen elemen menyampaikan hal hal untuk masyarakat yaitu :

1. Kementrian pemberdayaan perempuan dan anak menyampaikan,”Turut berduka atas musibah yang terjadi, semoga selalu di beri Kesehatan dan Lindungan Tuhan Yang Maha Esa dan terhadap barang bantuan yg diberikan, janganlah dilihat dari apa yang diberikan, akan tetapi liatlah dari ketulusan dan kepedulian kami dan semoga apa yg telah diberikan bisa bermanfaat.

2. Ketua RW mewakili korban kebakaran menyampaiakan, “Terima kasih yang sebesar besarnya kepada Tim Pemberdayaan perempuan dan anak atas bantuan dan kepedulian terhadap warga jl. Teladan korban musibah kebakaran, semoga apa yg telah diberikan kepada korban bisa dipergunakan untuk kebutuhan hidup korban. Dan terima kasih juga kepada Bhabinkamtibmas yg selalu ada pada saat kondisi apapun, baik berbaur dengan warga, membantu memadamkan api, menjaga lokasi kebakaran dan mendampingi warga di saat warga membutuhkan bantuan.

3. Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat menyampaikan, “Ucapan terima kasih kepada Tim Pemberdayaan Perempuan dan Anak yang telah peduli kepada warga korban musibah kebakaran, semoga apa yg telah di berikan bisa bermanfaat kedepannya. Terhadap para korban musibah kebakaran agar dikemudian hari lebih berhati hati pada saat meninggalkan rumah, apabila rumah dalam keadaan kosong untuk mematikan semua aliran listrik, kompor maupun yg bisa menyebabkan terjadinya kebakaran, karena jika telah terjadi kebakaran di sekitar rumah pelantar tidak mudah untuk memadamkannya. Dan apabila ada hal hal yg terjadi sekitar jl. Teladan maupun di Kelurahan kemboja segera hubungi Bhabinkamtibmas. 
“Alhamdulillah dalam acara ini situasi Kamtibmas berlangsung aman dan terkendali”, tutur Bhabinkamtibmas Bripka Agus Prabowo.
Sumber/Penulis : Bhabinkamtibmas Polsek Tanjungpinang Barat Bripka Agus Prabowo.



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2vxtRUt
via IFTTT

Friday, August 25, 2017

Pertamini , Dulu dihina sekarang jadi rebutan ditengah pusaran G-LITE vs PERTALITE . . . .

Analisa : Aldy Lazuardy
Ketua UKM Pertamini Indonesia

Ketika anda mendengar kata PERTAMINI apa yang anda bayangkan ? pasti sebuah konsep bensin eceran masa kini yang saat ini sedang trend di perbagai daerah .
Iya, bensin eceran yang dulu botolan kini menjelma menjadi sebuah bisnis kreatif yang banyak dilirik pengusaha kecil dan menegah . konsep bisnis yang sebenarnya sederhana menjadi polemik di masyarakat karena regulasi atau payung hukum yang belum jelas .
Sama halnya dengan GOJEK ( ojek online ) 2 tahun yang lalu .sebuah konsep sederhana mengubah performance ojek yang dulu terkesan kumuh dan terpinggirkan kini berubah menjadi ojek yang rapi,professional dengan standar helm, jaket yang elegance dan menggunakan tehnologi berbasis aplikasi android , sayangnya GOJEK dibenturkan dengan undang-undang nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan, Peraturan Pemerintah nomor 74 tahun 2014 tentang Angkutan Jalan , terus bagaimana dengan Pertamini ? sama halnya GOJEK karena merupakan industri kreatif Pertamini juga dibenturkan dengan UU MIGAS NO.22 tahun 2001 tentang minyak dan melanggar peraturan BPH MIGAS 06/2015 tentang sub penyalur bbm , padahal kita tau bahwa bensin eceran sudah ada sejak jaman kakek nenek moyang kita dulu .


Kini akan hadir BBM jenis baru G-lite sebuah bahan bakar minyak dengan Ron 90 ( sama dengan Pertalite) yang akan hadir di masyarakat dengan mengusung legalitas dan ijin yang terverifikasi ( sesuai Ditjen migas ) yang pastinya bisa mematahkan peraturan bph migas 06/2015 tentang sub penyalur jadi sia sia bikin aturan , dengan konsep bisnis mikro yang sudah dihadiri lebih dulu oleh pertamini sebagai pemain bensin eceran , apakah pertamini bisa mati ? bisa iya bisa tidak , tergantung arah angin , yang pasti saat ini pun banyak sekali pemilik spbu yang mulai resah karena pendapatannya bakalan turun, bagaimana tidak saat ini banyak sekali spbu pertamina yang tergantung dengan pertamini bensin eceran dalam penjualannya . kalo penjual bensin eceran tidak boleh lagi membeli Pertalite di spbu dan harus membeli G-lite sebagai bbm eceran tentunya sangat pengaruh terhadap omset spbu pertamina .
Dua Buah kekuatan besar ( big capital ) akan bertarung , G-lite yang di miliki PT.Garuda Mas Energi yang bekerja sama dengan Hiswana Migas dan Pertalite yang dipasarkan pengusaha spbu pertamina yang pasti berpengaruh pada tata niaga nya . Apapun yang terjadi keduanya mempunyai asset jutaan dollar , sedangkan kami para pelaku ukm pertamini Cuma punya jutaan penderitaan . Tidak akan berhenti disitu sebentar lagi PT.Patra Niaga yang merupakan anak usaha pertamina,tbk juga akan meluncurkan SPBU MINI dan SPBU MOBILE nya , wuuih makin rame bisnis bbm kita , harapan kami bagaimana pertamini bisa eksis demi untuk mencukupi kebutuhan hidup yang semakin sulit ini , kami juga bingung di tengah pusaran Kapitalis negeri ini , kami Cuma penggerak ekonomi kerakyatan mewujudkan kewirausahaan mandiri sesuai arahan pemerintah, semoga tulisan saya ini nyampek ke Presiden Jokowi yang punya pikiran simpel “ Yang penting Rakyat bisa makan hidup tenang “ .

 



from DETIK INDONESIA NEWS http://ift.tt/2w5QEtZ
via IFTTT