Dirgahayu Kepolisian Perairan Dan Udara
Cakra Buana Samapta, Arnavat Dharpa Mahe, Karena Di Laut Kami Bangga.
from Halo Dunia Network http://ift.tt/2jft3Ac
via IFTTT
Dirgahayu Kepolisian Perairan Dan Udara
Cakra Buana Samapta, Arnavat Dharpa Mahe, Karena Di Laut Kami Bangga.
Bojonegoro – Polres Bojonegoro gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H pada hari Senin (04/12/2017) pagi tadi sekira pukul 08.30 WIB di Masjid Al Ikhlas Mapolres Bojonegoro. Dalam acara yang dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si, Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Kapolsek jajaran, anggota Polres Bojonegoro serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada disekitar Polres Bojonegoro menghadirkan penceramah KH. Drs. Tajjudin.
Dengan mengambil tema “Dengan Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW Kita Wujudkan Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya”, diiringi juga hadrah dari Remaja Masjid (Remas) Masjid Al Ikhlas Mapolres Bojonegoro untuk melantunkan shalawat-shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.
Dalam sambutannya membuka acara, Kapolres membacakan sedikit dalil dalam ayat Al-Qur’an surat Al Ahzab ayat 21 kepada anggota yang hadir untuk mengajak meneladani sifat Nabi Muhammad sebagai salah satu utusan Allah SWT, dimana sifat-sifatnya sangat dijaga oleh Allah dari hal-hal yang buruk dan terhindar dari dosa.
“Sifat Nabi sangat dijaga oleh Allah, sehingga kita wajib meneladaninya”, ajak Kapolres.
Sesuai dengan tema peringatan Maulid yang saat ini kita rayakan, yaitu program Kapolri yang Profesional, Modern dan Terpercaya dimana sebagai Polisi harus bisa melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang berlaku. Dengan meneladani sifat-sifat Nabi, cita-cita untuk mencapai Polisi yang Promoter tersebut bisa diimplemntasinya dengan mengambil sifat-sifat Nabi yaitu Sidiq, Amanah, Tabligh, Fatonah.
“Dengan meneladani sifat-sifat Nabi dalam bekerja, bukan tidak mungkin semua cita-cita untuk menjadi Polisi yang Promoter bisa terwujud”, imbuh Kapolres.
Setelah dibuka oleh Kapolres, acara dilanjutkan dengan cerama agama oleh KH. Drs. Tajjudin yang juga dalam ceramahnya mengajak untuk meneladanu sifat-sifat Nabi dalam kesehariannya.
Tribratanews.polri.go.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Drs. Didid Widjanardi, SH pagi ini memimpin apel pagi pertamanya yang digelar di Lapangan Apel Polda Kepri, Senin (Rabu/12).
Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kepri, Irjen Pol. Drs . Didid Widjanardi, SH sebelumnya bertugas di Lemhanas RI dan pernah menjabat sebagai Wakapolda Bangka Belitung.
Setelah resmi dilantik sebagai Kapolda Kepri, Irjen Pol. Drs . Didid Widjanardi, SH beberapa waktu lalu telah melaksanakan sidak ke Polsek di jajaran Polresta Barelang.
Kapolda Kepri mengatakan, dalam pelaksanaan sidak tersebut terlihat dinamika operasional yang bagus.
“Hal ini dilakukan sejalan dengan kebijakan saya dan kebijakan institusi Polri,”pungkas Kapolda Kepri.
Kapolda Kepri berharap agar seluruh anggotanya menjaga kekompakan dan soliditas internal antar personel dan kesatuan serta turut menjaga soliditas dengan TNI.
Mengakhiri arahannya, Kapolda Kepri akan memberikan reward setiap bulannya kepada personil yang mampu melaksanakan tugas lebih dari panggilan tugasnya serta prestasi prestasi yang meharumkan nama baik Institusi Polri.
KEPRI. Minggu (03/12/2017). Tanjung Resang merupakan salah satu pulau dengan destinasi laut yang indah dan bukan merupakan suatu wilayah dengan lahan yang produktif.
Namun dengan kejelian anggota bhabinkamtibmas Polres Lingga dapat memotivasi masyarakat setempat untuk menanam padi organik.
Dengan percontohan padi organik di luas lahan 160 m2 dapat menghasilkan panen sebanyak 30 Kg gabah.
Percontohan padi organik yang dilakukan Polres Lingga dapat memotivasi petani resang untuk lebih giat lagi mengurus pertaniannya.
Selain itu pada saat yang bersamaan petani Resang juga melaksanakan panen, dari 1 Ha sawah menghasilkan panen sebanyak 2,4 Ton gabah.
Dilihat dari kejadian tersebut dapat diambil pelajaran bahwa sesuatu yang menurut kita mustahil jika kita tekun dan yakin maka akan ada hasil yang memuaskan.
Bojonegoro – Jajaran Polsek Baureno dibantu warga Desa Pasinan telah mengamankan seorang tersangka kasus pencurian disebuah toko emas pada hari Jum’at (01/12/2017) sekira pukul 23.30 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan dan hasil gelar perkara di Mapolsek Baureno pada keesokan harinya yaitu hari Sabtu (02/12/2017) sekira pukul 11. 00 WIB ditetapkan sebagai tersangka.
Adapun identitas tersangka tersebut yaitu berinisial MAS als Kipli Bin IR (25) seorang pemuda yang bekerja sebagai sales kasur warga Dusun Sidonganti Desa Woro Kecamatan Kepohbaru.
Menurut Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si kepada tribratanewsbojonegoro.com, kejadian pencurian terjadi pada hari Rabu (29/11/2017) sekira pukul 12.30 WIB didalam rumah pelapor yang sekaligus korban bernama M. Chadis (54) warga Desa Pasinan RT 015 RW 008 Kecamatan Baureno telah terjadi pencurian.
Kejadian berawal sekitar jam 08.00 WIB pelapor berangkat kepasar Baureno untuk bekerja meninggalkan rumah yang dalam keadaan rumah kosong. Sekira pukul 12.30 WIB pelapor kembali kerumah dan mengetahui kalau kondisi rumah dalam keadaan berantakan dan plafon ruang tengah rumah korban bolong.
“Diduga pelaku masuk kedalam rumah dengan cara membuka genteng diatas kamar mandi lalu menjebol plafon ruang tengah rumah pelapor”, terang Kapolres.
Kemudian pelaku masuk kedalam kamar korban dan mengambil uang korban sebesat Rp. 6.000.000 yang disimpan didalam bak plastik yang diletakkan dibawah tempat tidur. Setelah itu, pelaku kemudian masuk kedalam kamar tidur Siti Amanah dan mengambil uang Rp.1.000.000 yang disimpan di bawah kasur.
Setelah itu pelaku masuk kedalam kamar tidur Mila Nimma Adhiyah dan lalu mengambil 2 buah perhiasan emas jenis gelang yang jika ditaksir senilai Rp. 3.200.000 yang disimpan didalam selorokan laci.
“Dengan adanya kejadian tersebut pelapor menderita kerugian Rp. 10.200.000”, imbuh Kapolres.
Setelah kejadian tersebut, korban mendapatkan informasi dari pemilik toko emas “DUA PUTRI” bahwa seseorang yang tidak dikenal telah datang ke toko emas dan menjual dua gelang emas beserta surat nya yang ciri ciri nya sama dengan milik korban. Selain itu juga pemilik toko emas memberitahu ciri-ciri orang yang telah menjual emas jenis gelang tersebut.
“Kemudian korban curiga terhadap pelaku yang masih terdapat hubungan keluarga dengan menantu korban”, lanjut Kapolres.
Berdasarkan ciri-ciri yang telah diberitahukan oleh penjual toko emas “DUA PUTRI”, korban selanjutnya memberitahukan kepada Ka SPKT “C” Polsek Baureno Aiptu Sugiharto yang juga Bhabinkamtibmas Desa Pasinan. Dengan dibantu beberapa anggota Polsek Baureno dan warga Desa Pasinan, selanjutnya Aiptu Sugiharto Selaku Bhabinkamtibmas Desa Pasinan mengamankan pelaku.
“Setelah ditanyai oleh petugas Bhabinkamtibmas dan warga Desa Pasinan, pelaku mengakui telah melakukan pencurian tersebut”, tutur Kapolres.
Dari hasil pengakuannya juga, pelaku telah menjual dua gelang emas milik korban di toko emas “DUA PUTRI” di Pasar Desa Pasinan serta uang hasil penjualan emas dan uang milik korban telah habis dipakai untuk membayar hutang dan belanja.
“Kemudian pelaku dibawa ke Polsek Baureno guna dilakukan penyidikan lebih lanjut, dan melakukan penyitaan 2 (dua) perhiasan emas jenis gelang beserta suratnya dari toko emas “DUA PUTRI” di Pasar Desa Pasinan. “Oleh penyidik pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara”, pungkas Kapolres.
Sumber : Humas Polres Bojonegoro.
Blora – Setda Blora Drs Bondan Sukarno,S.H.M.M. mewakili Bupati Blora Joko Nugroho memimpin upacara bendera dalam rangka hari ulang tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke 46 Pada hari Rabu tanggal 29 Nopember 2017 pukul 07.30 wib di alun alun Blora. Upacara diikuti oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompinda), Pejabat SKPD, Anggota KORPRI, Anggota TNI dan Anggota POLRI di Kabupaten Blora.
Bondan Sukarno selaku Irup dalam amanatnya mengatakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Korps Pegawai Republik lndonesia (Korpri) yang Ke-46 tahun 2017 ini saya sampaikan apresiasi yang tinggi kepada segenap keluarga besar Korpri atas sumbangsih dan pengabdiannya kepada bangsa, negara dan kepada masyarakat.
Peringatan HUT Korpri harus menjadi momentum untuk melakukan refleksi menjaga soliditas dan momentum melakukan lompatan besar demi mencapai kemajuan bangsa lndonesia. Korpri harus menjadi pilar utama pemersatu bangsa dan negara lndonesia dengan aparatur sipil negara sebagai agen perekat kebinekaannya.
Kita ingin Korpri menjadi organisasi dengan budaya yang penuh inovasi dan reativitas, yang modern dan efisien, dan yang melayani dengan jiwa dan semangat Pancasila.Kita harus mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Pembangunan harus dilakukan dari pinggiran dan dari desa- desa dimulai dengan pemerataan infrastruktur fisik hingga pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Oleh karena itu, peran Korpri menjadi sangat vital,Korpri harus bisa menjadi penghubung antara masyarakatDi era persaingan terbuka saat ini banyak tantangan yang harus kita hadapi. lnovasi dan perkembangan teknologi global tidak hanya membawa kemudahan pada kehidupan sehari-hari, tetapi bahkan mampu mengubah lanskap ekonomi, kehidupan sosial politik, hingga kehidupan berbangsa dan bernegara.
Dunia swasta telah menyadari hal tersebut, dan mulai berlari dengan sangat cepat. Kita, aparatur sipil negara harus mampu mengejar ketertinggalan dalam emberikan pelayanan kepada publik yang tuntutannya semakin tinggi.Korpri harus benar-benar memahami peta kompetisi ke depan yang penuh ketidakpastian.
Tidak ada pilihan lain kecuali menuntaskan program pembangunan nasional melalui inovasi yang berlandaskan pada moralitas publik yang berdasar Pancasila. Setiap anggota Korpri harus terus memperbaiki diri, tinggalkan cara-cara rutin, dan perkuat semangat debirokratisasi.Jangan pernah berhenti berinovasi, manfaatkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menciptakan terobosan layanan publik yang efektif,efisien, transparan, dan akuntabel.
Hadirin yang saya hormati,Sebagai sebuah korps profesi, Korpri mempunyai tuntutan untuk dapat mempererat solidaritas para anggotanya, mendorong pengembangan kompetensi sumber daya manusianya agar menjadi aparatur yang Profesional. Selain itu, Korpri harus mampu menjaga netralitas organisasi, menempatkan pelayanan masyarakat di atas kepentingan pribadi,organisasidan golongan. Upacara selesai 08. 05 Wib berjalan aman dan lancar.
(Humas Polres Blora)
Blora – Satuan Sabhara Dalmas Polres Blora, salah satu perwujudan program Nawa Cita yang dicanangkan oleh Presiden Jokowi serta dalam rangka mendukung Program Kapolri dimana Polri dituntut sebagai penggerak Revolusi Mental dan Tertib Sosial di Ruang Publik. Kepolisian Resor Blora melalui Satuan Sabhara Dalmas menjalankan program “Gerakan Empati Seribu Rupiah Polres Blora” dengan tujuan memberikan empati berupa bingkisan sembako kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu, guna meringankan kebutuhan hidup sehari-hari.
Rabu (29/11/2017) melaksanakan patroli pagi hari guna meningkatkan kamtibmas dan menciptakan situasi yang kondusif dilingkungan warga masyarakat. Tidak hanya sekedar melakukan patroli saja, anggota Satuan Sabhara Dalmas Polres Blora juga membawa bingkisan sembako yang diperoleh dari “Gerakan Empati Seribu Rupiah Polres Blora” untuk diberikan kepada saudara-saudara kita yang kurang mampu. Hal ini dilakukan untuk mengimplementasikan Revolusi mental Polri yang bertujuan merubah Mindset masyarakat tentang anggota Polri dan untuk meningkatkan hubungan yang harmonis antar Polri dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya anggota Satuan Sabhara Dalmas Polres Blora memberikan empati berupa bingkisan sembako kepada seorang Janda yang bernama ibu Sarmi, berumur 55 tahun. ibu Sarmi tinggal di sebuah desa Bangle kecamatan Blora kota, beliau hidup dengan seorang anaknya dan bekerja srabutan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.
Dengan diberikannya empati ini diharapkan dapat meringankan beban hidup Nenek Sarmi,semoga dengan tetap berjalannya program “Gerakan Empati Seribu Rupiah Satuan Sabhara Dalmas Polres Blora” ini dapat mewujudkan Revolusi mental Polri dan juga dapat meringankan beban hidup saudara-saudara kita yang sedang dilanda kesusahan.
Sumber : Humas Polres Blora.