Sunday, December 10, 2017

Halo Dunia Papua : Berjudi ke Singapura, Eks Anggota OPM Laporkan Gubernur Papua ke Mendagri

Jakarta, Tengokberita.com – Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom diadukan ke Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo oleh Nius Kogoya, anggota DPRD Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua. Aduan itu dibuat lantaran kedua kepala daerah di Papua tersebut diduga kuat sering bepergian ke luar negeri tidak dalam rangka tugas dan tanpa seizin Menteri Dalam Negeri sebagai atasan.

Dalam aduannya, Nius menyertakan data Imigrasi sebagai bukti bahwa kedua kepala daerah di Papua itu sering bepergian ke luar negeri. Untuk Gubernur Papua Lukas Enembe, selama periode April 2010 hingga Juli 2016, data imigrasi menyebutkan bahwa Lukas telah 52 kali melakukan penerbangan internasional dengan negara tujuan Singapura.

Sementara Bupati Lanny Jaya Befa Yigifalom, data Imigrasi menyebutkan bahwa selama periode April 2012 hingga Juli 2016, Befa telah melakukan 40 penerbangan internasional ke Singapura.

Menurut Nius, patut diduga bahwa kedua kepala daerah di Papua itu sering melakukan penerbangan internasional bukan dalam rangka tugas negara dan tanpa seizin Menteri Dalam Negeri sebagai atasan keduanya.

Dalam surat aduannya ke Mendagi Tjahjo Kumulo tertanggal 6 Desember 2017, Nius menyebut bahwa Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom berpotensi kuat melanggar TAP MPR No VI/MPR/2001 tentang Etika Kehidupan Berbangsa dan UU No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah.

Seringnya kedua kepala daerah di Papua itu bepergian ke luar negeri dengan satu negara tujuan yaitu Singapura, membuat tanda tanya besar bagi Nius. Apalagi dirinya mendapat banyak bukti visual tentang ulah yang dilakukan Gubernur Papua Lukas Enembe dan Bupati Lanny Jaya Befa Yigibalom selama berada di Singapura. Yaitu bermain judi. Mantan anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah insaf ini juga menegaskan, motivasi pelaporan ini didasarkan pada persoalan perlunya etik dan moralitas yang bagi pejabat dalam mengemban amanahnya. “Kami ingin pejabat yang memimpin tanah air yang kami cintai ini memiliki moral yang baik,” kata Nius kepada tengokberita.com.

Redaksi Tengokberita.com pun menerima kiriman data visual berupa foto dan video berdurasi 00.59” detik atau satu menit kurang satu detik yang menggambarkan tentang seseorang yang mirip dengan Gubernur Papua Lukas Enembe tengah bermain judi.

Foto dan video itu menggambarkan seseorang dengan perawakan gemuk, mengenakan mantel warna gelap, berkacamata, kepala agak plontos, dan berkulit gelap, tengah duduk di salah satu meja judi yang diduga jenis permainan kartu Black Jack.

Pria itu tampak santai, duduk di Player 3 berhadapan dengan bandar. Di hadapannya ada empat atau lima koin warna biru kuning sebagai taruhan. Di salah satu foto terlihat, meja judi berkapasitas 8 pemain itu hanya diisi oleh dua pemain. Yaitu pria yang mirip Gubernur Papua Lukas Enembe dan seorang pemain lainnya yang juga berkacamata dan mengenakan kemeja warna putih.

Di sampingnya ada segelas minuman (mungkin jus buah) yang isinya tinggal seperempat gelas. Pria yang diduga Gubernur Papua Lukas Enembe tersebut sedang mengintip dua kartu yang berada di tangannya. Bersambung (has)



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2BXKn4t
via IFTTT

Soliditas Dalam Mengemban Tugas

Kapolda Dan Wakapolda Kepri bersama jajarannya Menghadiri Paripurna dan Pemilihan Wagub Kepri di Tanjung Pinang.

All For One…All For Indonesia

#Kebersamaan

#Kepercayaan

#Membantu

#BravoPOLRI

#BravoPOLDAKEPRI



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2A6WeM9
via IFTTT

Saturday, December 9, 2017

Selamat Atas Penganugerahan Kapolri Jendral Tito Karnavian Dari Kerajaan Malasyia

#POLISIREPUBLIKINDONESIA

#BLOGGERPOLDAKEPRI

#BLOGGERPOLRESTANJUNGPINANG



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2ybFlxZ
via IFTTT

Sat Lantas Polres Tanjungpinang Ajak Tertib Berlalu Lintas Dan Berolah Raga

Halodunia.co, Tanjungpinang – Sat Lantas Polres Tanjungpinang mengadakan Kampanye Tertib Berlalu Lintas dan Olah Raga Bersama Masyarakat Kota Tanjungpinang dan sekitarnya di Gedung Daerah, Minggu (10/12) pagi.








from Halo Dunia Network http://ift.tt/2B2KVIF
via IFTTT

Walikota Apresiasi Kinerja Polres Tanjungpinang

Tanjungpinang (Antara Kepri) – Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah mengapresiasi kinerja Polres Tanjungpinang atas pengungkapan kasus penyelundupan narkotika di Tanjungpinang.

“Apresiaasi yang luar biasa atas kinerja pihak kepolisian, itulah pengabdian dari sorang polisi,” katanya, di Tanjungpinang, Sabtu.

Dalam sepekan Satnarkoba Polres Tanjungpinang berhasil menggagalkan dan mengungkap dua kasus penyelundupan narkotika jaringan besar.

Sebelumnya, Satnarkoba Polres Tanjungpinang, Kepulauan Riau mengungkap modus penyelundupan 1.900 Pil Ekstasi dan 5,8 kilogram narkotika jenis sabu, di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (29/11).

Dari penangkapan itu, polisi mengamankan dua pria berinisial AN (24) dan HA (31). Keduanya ditetapkan sebagai tersangka kurir narkotika jaringan Internasional yang mengantarkan pesanan narkotika dari Malaysia ke Indonesia.

Satnarkoba Polres Tanjungpinang menangkap keduanya saat melintas di perairan Tanjungpinang secara mengendap-endap dari perairan Berakit Bintan, Senin (27/11) pukul 03.00 WIB.

Beberapa waktu kemudian, Satnarkoba Polres Tanjungpinang kembali menggagalkan penyelundupan Narkotika golongan 1 bukan tanaman berjumlah 17.240 butir ekstasi seberat bersih 5.032,64 gram yang di Bandara Internasional Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, dan di sejumlah hotel di kota itu.

Menurut Wali Kota, Tanjungpinang terbilang daerah yang seksi menjadi tempat persinggahan para penyelundup, terlebih menjadi jalur perdagangan antar-negara.

“Menurut saya sudah dari dulu barang itu masuk, dari kapal besar, mereka transit disana dengan kapal kecil, contohnya kapal yang ditangkap kapal-kapal kayu ukuran kecil, rasa saya bukan kapal itu yang ada disana, pasti ada yang lebih dulu,”ujarnya.

Lis mengatakan, pemerintah setempat bersama pihak terkait berupaya untuk memberantas narkoba, untuk membantu kinerja kepolisian.

“Upaya yang kita lakukan memberikan pamahaman, menyosialisasikan bahaya narkoba, hal-hal yang ada diluar dari pada itu sebatas pembinaan pembinaan. Sedangkan sudah di chek urin saja masih ada yang ditemukan,” ujarnya.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2AQwrex
via IFTTT

Friday, December 8, 2017

Halo Dunia Update : Mulus Jadi Panglima TNI, Hadi Janji Tak Ada Lagi Konflik dengan Polri

Tak ada hambatan apa pun. Semua berjalan mulus. Ya, anggota Komisi I DPR akhirnya menyetujui pengangkatan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menjadi panglima TNI setelah menggelar fit and proper test di ruang komisi I DPR kemarin (6/12).

Tinggal menunggu ketukan palu sidang paripurna sebelum Presiden Jokowi bisa melantik Hadi. Fit and proper test yang digelar tertutup itu berlangsung selama kurang lebih 6 jam. Hadi diuji dengan berbagai permasalahan seputar angkatan bersenjata republik ini. Mulai dari soal anggaran, alutista, kebijakan pertahanan, urusan kelembagaan, ancaman luar dan dalam, hingga perhatian terhadap veteran.

“Sidang komisi I DPR memberikan persetujuan terhadap Marsekal TNI Hadi Tjahjanto untuk menjadi Panglima TNI,” Kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari disambut tepuk tangan riuh dari para anggota TNI AU di ruangan.

Kharis menyebut, Hadi dinilai memiliki rekam jejak yang mumpuni, memenuhi syarat, dan memiliki kecakapan untuk memimpin TNI. Sidang juga menyetujui pemberhentian dengan hormat Panglima TNI saat ini, Jenderal Gatot Nurmantyo. “Dengan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dedikasi dan kinerja dalam memimpin TNI selama ini,” kata Khari.

Mekanisme pemberian persetujuan ini dibagi dalam beberapa tahap. Diawali dengan penelitian administrasi, penyampaian visi misi, pendalaman, lalu mendengarkan pendapat dari fraksi-fraksi. Barulah keputusan bersama diambil. “Yang ditanyakan pada beliau (Hadi, red) umumnya soal kepemimpinan, profesionalitas, dan integritas,” kata Kharis.

Kharis mengatakan, pihaknya segera akan mengirim surat ke pimpinan DPR untuk menggelar rapat Badan Musyawarah (Banmus) atau rapat pengganti Banmus. Rapat nantinya akan menjadwalkan pembacaan laporan keputusan sidang ini di paripurna.

Setelah disetujui dalam paripurna, pimpinan DPR akan segera berkirim surat ke presiden. “Setelah itu presiden bisa melantik, tergantung jadwal dari istana,” kata Kharis.

Anggota Komisi I DPR, Asril Hamzah Tanjung, mengungkapkan bahwa rapat tersebut juga menguatkan kembali komitmen TNI untuk mengawal proses menuju target kekuatan minimum TNI, Minimum Essential Force atau MEF yang belakangan dianggap kendor.

Asril mengatakan Hadi menyatakan sanggup untuk mengawal MEF tahap kedua dengan tenggat waktu sampai akhir 2019. “Beliau (Hadi, red) janji akan tercapai 30 persen pada MEF II, sisanya dipenuhi sampai 2024, masih lama,” katanya.

Di antara janji-janji Hadi antara lain mengutamakan dan memberdayakan industri militer strategis dalam negeri seperti PT Pindad, PT PAL, dan PT Dirgantara Indonesia. Dan perlahan-lahan melepaskan diri dari ketergantungan alutista buatan asing. “Sekarang masih 35 persen alutista dari dalam negeri, janjinya dinaikkan 50 persen sampai 100 persen,” katanya.

Selain itu, kata Asril, janji yang tidak boleh dilupakan adalah janji Hadi untuk menjaga harmonisasi antar TNI dengan Polri. “Selama saya jadi panglima, tidak akan ada konflik dengan Polri, itu janjinya, kita pegang,” kata politikus Gerindra ini.

Hadi sendiri merasa bersyukur telah melewati berbagai tahapan uji kelayakan tersebut menuju kursi panglima. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

Tentang apa yang akan ia lakukan setelah jadi Panglima, Hadi belum mau mengungkapkannya. “Nanti saya sampaikan saat sudah jadi panglima, kita ketemu lagi di tempat pengambilan sumpah jabatan,” katanya.

Dalam paparan visi dan misinya, Hadi banyak menyinggung fenomena pergeseran Geopolitik dunia. Di mana ancaman-ancaman terhadap keamanan dan kesatuan nasional, regional, maupun global sudah berevolusi sedemikian rupa.

Perang yang terjadi pun saat ini lebih bersifat asimetris, proksi, dan hibrid. “Arus informasi dan media sosial juga bisa jadi senjata yang tak kalah mematikan dari senjata kinetik,” paparnya.

Uniknya, Panglima TNI Gatot Nurmantyo bersama Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi dan KSAD Jenderal TNI Mulyono turut serta mengantarkan Hadi “menghadapi ujian”-nya menuju kursi Panglima TNI. Empat perwira tertinggi TNI tersebut tampak berjalan beriringan menuju gedung Nusantara I.

“Ini untuk menunjukkan bahwa baik KSAL maupun KSAD siap dipimpin Pak Hadi,” kata Gatot pada media.

Padahal, kata Gatot, secara akedemik, baik KSAL maupun KSAD 3 tahun lebih senior daripada Hadi. Menurut Gatot, komitmen kesiapan seperti ini penting untuk ditunjukkan sejak awal. Agar masalah senioritas tidak mengganggu rantai komando. “Ini penting, karena di militer, senioritas sangat berpengaruh,” katanya.

Menurut Gatot, presiden memilih Hadi berdasar pertimbangan yang objektif. Indonesia butuh Panglima yang bisa mengawal ketahanan dan keamanan Indonesia melewati tahun politik 2018-2019. Sementara, baik KSAD maupun KSAL, sama-sama akan memasuki masa pensiun.

“KSAD 1 Juni sudah pensiun, KSAL Januari 2019 juga sudah pensiun,” katanya. Gatot sendiri mantap menyatakan ia siap menyerahkan tongkat kepemimpinan TNI pada Hadi. “Saya tulus dan ikhlas,” ungkapnya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla menepis anggapan penggantian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang dianggap terburu-buru. Dia menuturkan penggatian panglima itu butuh waktu untuk seleksi seperti fit and proper test.

Selain itu, ada pertimbangan seorang panglima yang diganti itu membutuhkan waktu menghadapi masa persiapan pensiun. “Ada kebiasaan juga sudah terjadi di beberapa panglima (TNI, red), memang beberapa bulan sebelumnya ada masa sebelum pensiun ada persiapan masa pensiun,” ujar JK di kantor Wakil Presiden, kemarin (6/12).

Permintaan Jenderal Gatot untuk segera melantik penggantinya, yang diusulkan Presiden Jokowi ke DPR, Marsekal Hadi Tjahjanto juga disebut JK sebagai tindakan yang bagus. Dia menilai sikap tersebut merupakan sikap seorang panglima yang mau menerima atau terbuka. “Dan (Panglima Gatot, red) sangat menyerahkan proses sesuai dengan aturan,” tambah JK.

Terkait dengan mutasi perwira tinggi di lingkungan TNI, JK enggan memberikan komentar panjang. Dia menganggap bahwa itu adalah proses yang sedang berjalan di tubuh militer. Dia tidak mau ikut campur terlalu dalam. “Itu (mutasi, red) masalah internal TNI lah,” tegas dia.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2BfROqo
via IFTTT

Halo Dunia Update : Satpolairud Polresta Barelang Amankan Kapal Tanpa Nama di Perairan Pulau Raja

BATAM (Batamraya.com) – Sat Polairud Polresta Barelang temukan Kapal tanpa nama yang diduga membawa barang selundupan di Pulau Raja perairan Punggur, Kepulauan Riau, Kamis (7/12/2017) sore.

Sekitar pukul 16.30 Wib anggota Sat Polairud Polresta Barelang melakukan patroli disekitar lokasi penemuan kapal tersebut dan mendapati kapal tanpa nama bermesin GT-5 membawa barang berupa Beras 25 Kg 50 Karung, Minyak Goreng Kemasan 20 dus, Minyak Goreng Curah 30 jergen, Buah campur 50 Kotak, Milo kotak 100 dus dan Makanan campur 50 Kotak.

Kemudian anggota Sat Polairud mengamankan Anak buah kapal (Abk) kapal berinisial Si (30) dan Ik (26).

Saat diinterogasi terhadap 2 Abk kapal terebut tidak ditemui adanya surat izin atau dokumen barang yang diangkut.

WhatsApp Image 2017-12-07 at 8.45.04 PM

Kini para Abk telah diamankan dan kapal dibawa menuju pelabuhan BC di Tanjung Uncang, Batam.

Sat Polairud Polresta Barelang telah melimpahkan perkara ini ke kantor Bea dan Cukai Batam dikarenakan kasus Kepabeanan an untuk para pelaku akan dikenai Pasal 103 UU RI NO 17 tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Cukai.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2j4ryYE
via IFTTT