Thursday, December 7, 2017

KAPOLDA KEPRI RELEASE PENANGKAPAN 8 TERSANGKA KASUS NARKOTIKA DI POLRES TANJUNGPINANG

Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Tanjungpinang mengadakan konferensi pers kasus narkotika digelar di depan Rupatama Polres Tanjungpinang, Kamis (7/12/2017) sore.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kapolda Kepri yang didampingi oleh Kapolda Kepri, Kapolres Tanjungpinang, Kabid Humas Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri dan dihadiri oleh rekan-rekan awak media. Dalam Konferensi pers tersebut juga dihadirkan 8 tersangka kasus narkotika.
.com/proxy/
Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH mengekspose kasus pertama penangkapan dilakukan terhadap AN dan HA yang merupakan kurir Narkoba yang ditangkap saat berusaha membawa beberapa jenis Narkoba seperti Sabu-sabu dengan berat 5.580 gram, ekstasi berwarna Pink dengan logo huruf B sebanyak 874 butir, ekstasi berwarna oranye sebanyak 891 butir, dan ekstasi berwarna abu-abu sebanyak 100 butir, dengan menggunakan kapal pancung.
Penyelundupan Narkoba yang berasal dari Malaysia berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba ( Sat Res Narkoba ) Polres Tanjungpinang terjadi pada hari Minggu (26/11) pukul 22.00 Wib di perairan laut Tanjungpinang.
Penyelidikan ini dari bulan yang lalu, berdasarkan informasi inilah petugas kita membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah, SIK untuk melakukan pengungkapan, terangnya.
“Tim khusus yang dibentuk ini langsung melakukan pengintaian begitu mendapatkan  informasi bahwa Narkoba yang di selendupkan dibawa dengan menggunakan transportasi laut ( Kapal Pancung ) melalui perairan Tanjungpinang”. Jelasnya.
.com/proxy/
Kemudian Kapolda Kepri berlanjut dengan penangkapan tersangka MR, AR, RHA, PS, RRNdan RPP dengan barang bukti 5 Paket besar yang diduga yang diduga berisikan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis ekstasi warna pink berlogo Hello Kitty dengan jumlah 7.240 Butir pil Ekstasi atau dengan Berat bersih 5.032, 64 gram.
Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang pada hari Kamis (30/11) di sejumlah tempat yakni BANDARA RHF Tanjungpinang, Hotel Kaputra Tanjungpinang  dan Hotel Pelangi Tanjungpinang.
Berawal dari informasi Anggota AVSEC Bandara RHF Tanjungpinang yang melaporkan kepada Kepala Dinas AVSEC Bandara RHF Kota Tanjungpinang dan menghubungi pihak Polres Tanjungpinang, Tim Satresnarkoba Polres Tanjungpinang melakukan penangkapan terhadap MR.
“Berawal dari penangkapan saudara MR di Bandara RHF kemudian ditangkap seluruh tersangka dan ditemukan puluhan ribu barang bukti pil ekstasi tersebut.” Terang Kapolda Kepri.
Pengkapan MR di Bandara adalah awal mula dibekuknya kawanan penyelundupan pil ekstasi tersebut dan kini tersangka berada di Mapolres Tanjungpinang untuk di proses lebih lanjut.
“Tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati,pidana penjara seumur hidup,atau penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp 10 Milyar  (sepuluh miliar rupiah) ditambah 1/3 (sepertiga)”. Tutupnya.


from Halo Dunia Network http://ift.tt/2Azq4fc
via IFTTT
Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Tanjungpinang mengadakan konferensi pers kasus narkotika digelar di depan Rupatama Polres Tanjungpinang, Kamis (7/12/2017) sore.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kapolda Kepri yang didampingi oleh Kapolda Kepri, Kapolres Tanjungpinang, Kabid Humas Polda Kepri, Kabid Propam Polda Kepri dan dihadiri oleh rekan-rekan awak media. Dalam Konferensi pers tersebut juga dihadirkan 8 tersangka kasus narkotika.
.com/proxy/
Kapolda Kepri Irjen Pol Drs. Didid Widjanardi, SH mengekspose kasus pertama penangkapan dilakukan terhadap AN dan HA yang merupakan kurir Narkoba yang ditangkap saat berusaha membawa beberapa jenis Narkoba seperti Sabu-sabu dengan berat 5.580 gram, ekstasi berwarna Pink dengan logo huruf B sebanyak 874 butir, ekstasi berwarna oranye sebanyak 891 butir, dan ekstasi berwarna abu-abu sebanyak 100 butir, dengan menggunakan kapal pancung.
Penyelundupan Narkoba yang berasal dari Malaysia berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Narkoba ( Sat Res Narkoba ) Polres Tanjungpinang terjadi pada hari Minggu (26/11) pukul 22.00 Wib di perairan laut Tanjungpinang.
Penyelidikan ini dari bulan yang lalu, berdasarkan informasi inilah petugas kita membentuk tim khusus yang dipimpin oleh Wakapolres Tanjungpinang Kompol Andy Rahmansyah, SIK untuk melakukan pengungkapan, terangnya.
“Tim khusus yang dibentuk ini langsung melakukan pengintaian begitu mendapatkan  informasi bahwa Narkoba yang di selendupkan dibawa dengan menggunakan transportasi laut ( Kapal Pancung ) melalui perairan Tanjungpinang”. Jelasnya.
.com/proxy/
Kemudian Kapolda Kepri berlanjut dengan penangkapan tersangka MR, AR, RHA, PS, RRNdan RPP dengan barang bukti 5 Paket besar yang diduga yang diduga berisikan Narkotika Golongan I bukan tanaman jenis ekstasi warna pink berlogo Hello Kitty dengan jumlah 7.240 Butir pil Ekstasi atau dengan Berat bersih 5.032, 64 gram.
Penangkapan ini dilakukan oleh Tim Sat Res Narkoba Polres Tanjungpinang pada hari Kamis (30/11) di sejumlah tempat yakni BANDARA RHF Tanjungpinang, Hotel Kaputra Tanjungpinang  dan Hotel Pelangi Tanjungpinang.
Berawal dari informasi Anggota AVSEC Bandara RHF Tanjungpinang yang melaporkan kepada Kepala Dinas AVSEC Bandara RHF Kota Tanjungpinang dan menghubungi pihak Polres Tanjungpinang, Tim Satresnarkoba Polres Tanjungpinang melakukan penangkapan terhadap MR.
“Berawal dari penangkapan saudara MR di Bandara RHF kemudian ditangkap seluruh tersangka dan ditemukan puluhan ribu barang bukti pil ekstasi tersebut.” Terang Kapolda Kepri.
Pengkapan MR di Bandara adalah awal mula dibekuknya kawanan penyelundupan pil ekstasi tersebut dan kini tersangka berada di Mapolres Tanjungpinang untuk di proses lebih lanjut.
“Tersangka kita jerat dengan pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 112 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UURI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana mati,pidana penjara seumur hidup,atau penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum Rp 10 Milyar  (sepuluh miliar rupiah) ditambah 1/3 (sepertiga)”. Tutupnya.


from Halo Dunia Network http://ift.tt/2AAaRdX
via IFTTT

Tuesday, December 5, 2017

Halo Dunia Update : Kapolri Tito , Siapapun Panglima TNI, Polri Selalu Siap Bantu

Presiden Joko Widodo telah mengusulkan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Hadi Tjahjanto sebagai calon tunggal Panglima TNI. Usulan ini menimbang masa pensiun Jenderal Gatot pada Maret 2018.

Menanggapi usulan itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan siapapun yang nantinya menjadi Panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot, Polri siap untuk bekerjasama.

“Polri pada prinsip, siapapun yang terpilih menjadi panglima, polri bertekad bekerja sama sebaik-baiknya dengan jajaran TNI. Karena TNI adalah mitra yang paling utama bagi polri,” kata Tito di kawasan Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Selasa (5/12/3017).

 

Tito menjelaskan pengajuan calon pucuk pimpinan tertinggi Tentara Nasional Indonesia adalah hak preogratif Presiden. Dia menghormati seluruh proses yang berjalan nantinya terhadap Marsekal Hadi Tjahjanto.

“Proses politik hak prerogatif Bapak Presiden untuk menentukan siapa calon panglima. Beliau sudah mengambil keputusan (mengusulkan) Pak Hadi, saya pikir kita hormati. Apa lagi sekarang proses politik sudah jalan di DPR, kita homati saja,” ucap Tito.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi memilih Marsekal Hadi Tjahjanto karena Mampu dan cakap memimpin institusi TNI. Sosok Hadi Tjahjanto dinilai tepat sebagai calon panglima TNI menggantikan Jenderal Gatot Nurmantyo yang memasuki masa pensiun.

“Marsekal Hadi dianggap mampu dan cakap serta memenuhi syarat menjadi panglima TNI sesuai dengan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI,” ujar Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi, Senin (4/12/2017) kemarin.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2AXTuou
via IFTTT

Monday, December 4, 2017

Dirgahayu Kepolisian Perairan Dan Udara

Dirgahayu Kepolisian Perairan Dan Udara

Cakra Buana Samapta, Arnavat Dharpa Mahe, Karena Di Laut Kami Bangga.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2jft3Ac
via IFTTT

Polres Bojonegoro Gelar Peringatan Maulid Nabi


Bojonegoro – Polres Bojonegoro gelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H pada hari Senin (04/12/2017) pagi tadi sekira pukul 08.30 WIB di Masjid Al Ikhlas Mapolres Bojonegoro. Dalam acara yang dihadiri oleh Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S. Bintoro, SH., SIK., M.Si, Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Kapolsek jajaran, anggota Polres Bojonegoro serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada disekitar Polres Bojonegoro menghadirkan penceramah KH. Drs. Tajjudin.

Dengan mengambil tema “Dengan Meneladani Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Besar Muhammad SAW Kita Wujudkan Polri yang Profesional, Modern dan Terpercaya”, diiringi juga hadrah dari Remaja Masjid (Remas) Masjid Al Ikhlas Mapolres Bojonegoro untuk melantunkan shalawat-shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. 

Dalam sambutannya membuka acara, Kapolres membacakan sedikit dalil dalam ayat Al-Qur’an surat Al Ahzab ayat 21 kepada anggota yang hadir untuk mengajak meneladani sifat Nabi Muhammad sebagai salah satu utusan Allah SWT, dimana sifat-sifatnya sangat dijaga oleh Allah dari hal-hal yang buruk dan terhindar dari dosa.

“Sifat Nabi sangat dijaga oleh Allah, sehingga kita wajib meneladaninya”, ajak Kapolres.

Sesuai dengan tema peringatan Maulid yang saat ini kita rayakan, yaitu program Kapolri yang Profesional, Modern dan Terpercaya dimana sebagai Polisi harus bisa melaksanakan tugasnya sesuai aturan yang berlaku. Dengan meneladani sifat-sifat Nabi, cita-cita untuk mencapai Polisi yang Promoter tersebut bisa diimplemntasinya dengan mengambil sifat-sifat Nabi yaitu Sidiq, Amanah, Tabligh, Fatonah.

“Dengan meneladani sifat-sifat Nabi dalam bekerja, bukan tidak mungkin semua cita-cita untuk menjadi Polisi yang Promoter bisa terwujud”, imbuh Kapolres.

Setelah dibuka oleh Kapolres, acara dilanjutkan dengan cerama agama oleh KH. Drs. Tajjudin yang juga dalam ceramahnya mengajak untuk meneladanu sifat-sifat Nabi dalam kesehariannya.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2iKqZ6m
via IFTTT

Sunday, December 3, 2017

Pimpin Apel Pertama, Kapolda Kepri akan Beri Reward Kepada Anggota

Tribratanews.polri.go.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Drs. Didid  Widjanardi, SH pagi ini memimpin apel pagi pertamanya yang digelar di Lapangan Apel Polda Kepri, Senin (Rabu/12).

Sebelum menjabat sebagai Kapolda Kepri, Irjen  Pol. Drs . Didid Widjanardi, SH sebelumnya bertugas di Lemhanas RI dan pernah menjabat sebagai Wakapolda Bangka Belitung.

Setelah resmi dilantik sebagai Kapolda Kepri, Irjen Pol. Drs . Didid Widjanardi, SH beberapa waktu lalu telah melaksanakan sidak ke Polsek di jajaran Polresta Barelang.

Kapolda Kepri mengatakan, dalam pelaksanaan sidak tersebut terlihat dinamika operasional yang bagus.

“Hal ini dilakukan sejalan dengan kebijakan saya dan kebijakan institusi Polri,”pungkas Kapolda Kepri.

Kapolda Kepri berharap agar seluruh anggotanya menjaga kekompakan dan soliditas internal antar personel dan kesatuan serta turut menjaga soliditas dengan TNI.

Mengakhiri arahannya, Kapolda Kepri akan memberikan reward setiap bulannya kepada personil yang mampu melaksanakan tugas lebih dari panggilan tugasnya serta prestasi prestasi yang meharumkan nama baik Institusi Polri.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2jayEaQ
via IFTTT

Polisi Inovatif : Merubah Daerah Tandus Menjadi Percontohan Padi Organik

 KEPRI. Minggu (03/12/2017). Tanjung Resang merupakan salah satu pulau dengan destinasi laut yang indah dan bukan merupakan suatu wilayah dengan lahan yang produktif.

Namun dengan kejelian anggota bhabinkamtibmas Polres Lingga dapat memotivasi masyarakat setempat untuk menanam padi organik.

Dengan percontohan padi organik di luas lahan 160 m2 dapat menghasilkan panen sebanyak 30 Kg gabah.

Percontohan padi organik yang dilakukan Polres Lingga dapat memotivasi petani resang untuk lebih giat lagi mengurus pertaniannya.

Selain itu pada saat yang bersamaan petani Resang juga melaksanakan panen, dari 1 Ha sawah menghasilkan panen sebanyak 2,4 Ton gabah.

Dilihat dari kejadian tersebut dapat diambil pelajaran bahwa sesuatu yang menurut kita mustahil jika kita tekun dan yakin maka akan ada hasil yang memuaskan.



from Halo Dunia Network http://ift.tt/2AEyYZB
via IFTTT